Sedekah Berganda 120 Ribu Kali

assalamualaikum dan salam sejahtera

alhamdulillah di kesempatan ini, ingin ku kongsikan dari apa yang ku baca, kisah tentang keindahan yang pemurah ini di riwayatkan oleh seorang ulama besar Fudhail bin ‘Iyadh, dari buku “di atas sajadah cinta” tulisan habiburrahman el shirazy…

kisahnya :-

ada seorang lelaki yang keluar dengan seekor kambing , ia menjual kambingnya itu dengan harga “1 dirham” untuk membeli tepung, setelah itu ia melalui 2 orang yang sedang berkelahi, ia berkata “apa ini…?” mereka berkelahi hanya merebutkan “1 dirham”, maka seketika terbitlah rasa kemanusiaannya, ia pun memberikan “1 dirham” hasil menjual kambingnya itu kepada ke duanya, padahal ia sudah tidak memiliki apa2 lagi… setelah itu ia pulang menemui isterinya dan menceritakan apa yang terjadi…

isterinya lantas mengumpulkan apa saja yang ada di rumah untuk dijual, tapi semuanya tidak laku, ia berjalan dengan lemah-longlai kerana tidak ada yang laku, di tengah jalan ia bertemu dengan seorang lelaki yang mambawa ikan yang sudah rosak….

pembawa ikan itu berkata kepadanya “engkau membawa barang yang tidak laku, begitu juga aku, bagaimana kalau aku beli barangmu dengan apa yang aku bawa ini…?, ia setuju, mereka berdua lalu saling menukar barang, dengan membawa ikan, ia pulang ke rumah, sampai di rumah ia berkata kepda isterinya “isteriku, bersihkan lah ikan ini segera! Kerana kita hampir mati kelaparan”…

isterinya segera membersihkan ikan itu, saat membelah perut ikan itu, ia mendapati sebutir mutiara dalam perut itu, ia keluarkan mutiara itu seraya berkata kepada suaminya “suamiku, ada sesuatu keluar dari perut ikan ini, agaknya sebuah mutiara! Apakah kamu tahu berapa kira2 harga mutiara ini?”

“tidak tahu” jawabnya, “tapi aku punya beberapa kenalan yang mengerti hal seperti ini”, ia ambil mutiara itu dari tangan isterinya lalu pergi membawanya ke tempat seorang temannya yang ahli mutiara, setelah mengucapkan salam kemudian duduk dan menceritakan apa yang terjadi, “temanku, cuba lihatlah! Berapa kira2 harga mutiara ini” katanya…

setelah menelitinya dengan saksama, temannya menjawab “saya hanya mampu membelinya dengan harga 40 ribu dirham, jika kamu mahu, akan ku bayar sekarang juga, tapi jika kamu mahu lebih dari itu pergilah temui orang ini, kerana ia akan memberikan harga yang lebih tinggi”…

ia pun pergi menemui lelaki yang dimaksudkan oleh temannya tersebut, setelah melihat dan memeriksannya, lelaki itu berkata “saya hanya boleh bayar dengan harga 80 ribu dirham, jika kamu ingin lebih dari itu, temuilah orang ini, saya yakin, ia akan membayarnya lebih besar”…

ia pun pergi menemuinya lelaki yang dimaksudkan, lelaki ketiga berkata “saya akan membayar dengan harga 120 ribu dirham, saya rasa tidak akan ada yang membayarnya lebih tinggi dari itu”…. dengan penuh kerelaan ia berkata “baiklah kalau begitu”…

hari itu ia membawa 12 bungkusan yang di dalamnya masing2 berisi 10 ribu dirham, ia pulang dan hendak menyimpan wangnya di rumah… namun, sebaik saja mahu masuk ke rumah, dilihatnya ada seorang fakir berdiri meminta di depan pintu rumahnya…

melihat orang fakir itu, terus terbitlah rasa hibanya, dengan mata berkaca, ia berkata “saudaraku, sama seperti keadaanmu saat ini lah keadaanku dulu, “masuklah” lalu ia masuk bersama orang fakir itu, dengan penuh keikhlasan ia berkata “saudaraku, ambil lah separuh hartaku ini”!…

orang fakir itu mengambil enam ikat bungkusan dan membawanya, namun, belum jauh berjalan, ia kembali lagi kepadanya dan berkata “saya bukanlah orang miskin, tapi saya adalah malaikat utusan Tuhanmu untuk menemuimu, Allah memberimu balasan “1 dirham” dengan “120 qirath, ini adalah 1 qirath yang diberikanNya kepadamu, adapun yang 19 qirath, Dia simpan untuk mu di akhirat kelak”…

sedekah

Allah Maha Besar! betapa besar nya gajaran yang Allah SWT beri pada hambaNya yang bersedekah dengan penuh ikhlas, moga ianya boleh kita jadikan pengajaran serta rujukan untuk terus bersedekah kepada yang memerlukan, inshaAllah…

ini sekadar perkongsian dari pembacaanku, kalau ada tulisan yang tidak kena, ampun dan maaf jua yang ku pinta, kerana aku “berazam untuk hidup tanpa kesedihan, keresahan, kemarahan, kedengkian dan kebencian”, InshaAllah

moga kita beroleh kemenangan di dunia dan di akhirat, amin

Sila Kongsi :